Ilustrasi: (Foto: Okezone) Bambang Brodjonegoro Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas menyatakan, tingkat k...
![]() |
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
|
Bambang Brodjonegoro Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas menyatakan, tingkat konsumsi masyarakat Indonesia akan kebutuhan pulsa handphone sangat tinggi dibandingkan kebutuhan listrik.
Demikian pula disampaikan oleh Bambang saat acara Institutional Investor Day dan Investor Day 2016 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/8/2016).
"Konsumsi pulsa handphone (HP) mengalahkan kebutuhan listrik. Satu sisi bagus untuk perusahaan provider-nya. Tapi masyarakat kita rela listrik mati dibandingkan enggak ada pulsa HP," ucap Bambang.
Pemerintah bagi Bambang akan mengubah tingkah konsumsi masyarakat Indonesia dengan upaya perbaikan pemberian subsidi secara langsung. Dengan pemberian subsidi langsung ini, maka kebutuhan utama seperti listrik akan tepat sasaran.
Selain kebutuhan pulsa hp, Bambang juga menyinggung kebutuhan rokok di Indonesia juga tinggi.
"Lalu nomor dua adalah rokok. Masa kita makan nasi pakai rokok. Ini kita harus kontrol konsumsinya dengan pemberian cash control," lanjuty Bambang.
"Jadi bisa kerja sama dengan perbankan. Perbankan katakan bisa seperti itu, jadi diberikan kartu bisa beli beras, telur, tapi kalau beli rokok, itu akan eror. Masyarakat dibantu dengan cara benar, jangan terlalu konsumtif," pungkas Bambang.
